El Clasico Bukan Patokan di Liga Champions

El Clasico Bukan Patokan di Liga Champions

El Clasico Bukan Patokan di Liga Champions

Kali ini kita akan berbicara tentang El Clasico dan pengaruhnya terhadap bursa taruhan di babak 16 besar di Liga Champions 2015-2016. Fakta mengatakan Real Madrid mengalahkan Barcelona dalam laga El Clasico di pekan ke-31 La Liga Spanyol, Sabtu (3/4) dini hari wib. Dalam laga yang digelar di Stadion Camp Nou itu, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan sebagai pencetak gol dalam kemenangan 2-1 untuk publik ibukota Spanyol.
Biasanya, petaruh akan melihat dua pertandingan terakhir sebelum satu tim berlaga di leg pertama babak gugur Liga Champions. Kekalahan Barcelona setelah unggul lebih dulu melalui gol Gerard Pique, jelas membuat petaruh harus mempertimbangkan masak-masak untuk memasang taruhannya untuk Barcelona ketika melawan Atletico Madrid di Liga Champions.
Dalam hitungan bola jalan, ketika Fernando Torres menjebol gawang Marc Ter-Stegen di menit ke-25 leg pertama babak delapan besar Liga Champions 2016 antara Barcelona versus Atletico Madrid, petaruh cenderung akan memasang taruhan untuk hasil imbang di mana Barcelona diperkirakan hanya mampu menyamakan kedudukan 1-1.
Ditambah lagi, permainan bertahan Atletico yang mengandalkan serangan balik tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan Madrid beberapa hari sebelumnya. Jika Madrid bisa membalikkan keadaan, Atletico bahkan berpeluang untuk menang.
Namun kartu merah yang terlalu dini yang diperoleh Fernando Torres di menit ke-35 membuat pertandingan menjadi berbeda. Di babak kedua, ketika Luis Suarez menyamakan kedudukan di menit ke-63, maka peluang untuk menang penuh menjadi terbuka. Di akhir pertandingan, kemenangan 2-1 Barca memberikan kemenangan bahkan untuk taruhan yang memberikan voor 0.5 bagi Atletico.
Sehari setelahnya, Real Madrid datang ke Jerman dengan kepercayaan diri usai memenangi El Clasico di Camp Nou. Memasang taruhan dengan voor 0.5 untuk tim tuan rumah asal Jerman, Wolfsburg, bukanlah hal yang tidak masuk akal. El Clasico telah memberikan nilai lebih bagi Madrid, terlebih lawan yang dihadapi adalah kuda hitam dari Jerman yang belum berpengalaman di Liga Champions.
Siapa yang menyangka Real Madrid justru tertinggal dua gol hanya dalam 25 menit pertama pertandingan di Volkswagen Arena, Wolfsburg, Jerman? Siapa yang menyangka pula bahwa dua gol itu tidak bisa membangkitkan Los Merengues–julukan Madrid–untuk membalikkan keadaan.
Kemenangan Barcelona atas Atletico dan kekalahan Madrid di kandang Wolfsburg sangat dipengaruhi oleh fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Hasil El Clasico musim ini sama sekali tidak menunjukkan hasil yang mirip di Liga Champions. Andaikan Torres tidak dikartumerah, hasilnya mungkin bisa jadi berbeda. Namun, kekalahan Madrid atas Wolfsburg juga menjadi pertanyaan karena mereka baru saja menghentikan rekor tak terkalahkan dalam 39 kali laga beruntun milik Barcelona.
Sebelum bermain di laga-laga penting tim-tim besar, tidak ada salahnya bagi petaruh untuk melihat rekapitulasi sepanjang musim berjalan. Madrid sedang menjalani musim yang buruk, setidaknya jika melihat fakta bahwa mereka berada di peringkat ketiga di bawah Atletico di klasemen sementara La Liga Spanyol.
Selain itu, faktor ketidakstabilan Madrid dengan dua pelatih dalam satu musim, Rafa Benitez dan Zinedine Zidane, tidak bisa diabaikan untuk melihat peluang tim. Tren satu musim lebih menentukan ketimbang kemenangan dalam satu laga El Clasico.
Sementara itu, Barcelona relatif berada di situasi yang stabil. Sebelum dikalahkan Madrid di El Clasico, mereka memimpin dengan selisih sembilan poin dari Atletico yang mengisi posisi kedua klasemen sementara. Selisih itu berkurang menjadi enam poin setelah kekalahan atas Madrid.
Bagaimana dengan leg kedua? Sebelum melihat laga di pekan ke-32 La Liga yang bakal dijalani dua penguasa Spanyol, Barcelona-Madrid, petaruh bisa memasang untuk keunggulan satu gol atau seri bagi Barcelona dalam lawatannya ke markas Atletico, Kamis (14/4).
Sementara itu, bandar akan memasang taruhan besar untuk kemenangan Wolfsburg di Santiago Bernabeu, Rabu (13/4). Namun, memasang untuk kemenangan dengan selisih lebih dari dua gol yang menjadi tiket mutlak bagi Madrid, juga adalah pilihan yang berani.
Untuk bermain aman, memasang hasil imbang atau kemenangan dengan selisih satu gol untuk keunggulan Madrid adalah pilihan yang masuk akal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *