Pemilihan Presiden AS Pun Dijudikan

Pemilihan Presiden AS Pun Dijudikan

Pemilihan Presiden AS Pun Dijudikan

Pemilihan Presiden AS Pun Dijudikan – Kita mungkin sudah terbiasa dengan sejumlah permainan judi yang mempertaruhkan uang selama ini, baik online maupun di kasino, seperti poker, rolet, qiu-qiu, dan bahkan sabung ayam. Tapi, di Indonesia kita mungkin belum atau tidak pernah mendengar judi ini: taruhan pemilihan presiden.

Ya, Anda bisa melihat ke negara paling maju untuk judi jenis ini: Amerika Serikat. Saat ini, misteri siapa yang akan menggantikan Barack Obama sebagai presiden Negeri Paman Sam meramaikan gairah para petaruh. Namun, judi pemilihan presiden ini bahkan tidak dilakukan di Amerika sendiri. Di Amerika, judi politik adalah judi ilegal. Namun di Eropa, terutama di Inggris, semuanya bisa terjadi.

Pejudi profesional sekaligus analis politik, Paul Khrishnamurty, menulis sebuah kolom yang berjudul “Mengapa Saya Mendapatkan Uang dari (Ted) Cruz dan bukan (Donald) Trump.” Ted Cruz dan Donald Trump adalah calon presiden Amerika Serikat periode 2016-2020 dari Partai Republik.

Dalam artikelnya yang dimuat di situs Politico.com, menjelang hari pemungutan suara pemilihan presiden Amerika Serikat pada 8 November mendatang, Khrishamurty menulis bahwa taruhan untuk siapa yang akan menjadi Presiden Amerika Serikat merupakan bisnis besar yang ditampung oleh sejumlah rumah judi di negerinya, Inggris.

Rumah judi internet terbesar di dunia, Betfair, mencatat rekor transaksi sebesar USD200 juta pada pemilihan presiden Amerika Serikat 2012. Jumlah itu hanya dalam satu rumah judi. Dan rumah judi tradisional di Inggris seperti Paddy Power, Ladbrokes, William Hill, dan Skybet, juga menyediakan taruhan ini. Dengan membuka taruhan untuk setiap tahap pemilihan di Amerika, jumlah uang yang beredar bisa mencapai triliunan dollar.

Menurut Krishnamurty, warga Amerika terobsesi terhadap prediksi pemilihan presiden mereka, namun mereka seringkali mengandalkan pendapat pengamat politik yang dianggap memiliki ramalan yang akurat. Pejudi tidak boleh terlalu sering melakukan kesalahan karena prediksi politik adalah permainan skill, dengan riset serius dan hadiah yang tak sedikit bagi yang memenanginya.

Berdasarkan prediksi Betfair, calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, akan menang dalam pemilihan kali ini. Namun, keuntungan taruhan terbesar justru berada pada siapa yang akan lolos dalam konvensi pemilihan kandidat dari Partai Republik. Dalam hitung-hitungan judi, pertarungan ini merupakan pasar yang sempurna karena sangat terbuka dan menjadi pusat perhatian, juga persaingan antara kandidat. Donald Trump, Ted Cruz, kandidat kulit hitam Ben Carson, dan kandidat perempuan, Carly Fiorina, adalah pesaing sebagai wakil Partai Republik.

Keunikan judi pemilihan presiden ini adalah petaruh melibatkan harapannya terhadap presiden yang dipertaruhkannya sebagai presiden terpilih terlepas dari faktor judi atau tidak. Judi politik tidak seperti permainan mesin slot, permainan yang mengandalkan keberuntungan. Sebuah hasil penelitian bisa membuat Anda membeli atau menjual pilihan Anda sesuai dengan perubahan pasar. Misalnya, Cruz diremehkan saat ini, namun Anda bisa menjualnya ketika ratingnya meningkat, dan Anda akan mendapatkan uang.

Kisaran dan ukuran taruhan ini bisa berbeda jauh, tergantung kepercayaan diri, potensi dagang dan pengembalian. Sebagai contoh, setelah pemilihan tahap menengah 2010, saya bertaruh USD10 ribu untuk Presiden Barack Obama untuk tahap kedua. Saat itu, Obama memiliki 52 persen peluang menang, dengan taruhan saat itu, saya bisa mendapatkan keuntungan sebesar USD9400.

Pada taruhan yang lain, posisi saya untuk 2016 masih tetap di bawah, taruhan spekulatif untuk saat ini sama saja dengan bertaruh besar. Saya memasang USD200 untuk Ben Carson yang memiliki peluang menang 1,5 persen dan USD150 untuk Ted Cruz yang mempunyai kesempatan menang satu persen.

Pemilihan Presiden AS Pun DijudikanTaruhan ini berpotensi memberikan uang sebesar USD13 ribu dan USD15 ribu jika salah satunya menang. Mereka mungkin tidak menang dalam konvensi, tetapi untuk mendapatkan keuntungan, semua yang saya butuhkan adalah tetap melihat mereka berada di kandidat yang jumlah semakin berkurang, karena saya ingin mengeluarkan uang besar di pemilihan yang kandidatnya semakin sedikit. Sepanjang tahun, saya akan menghabiskan uang di beberapa rumah judi yang berbeda dengan total resiko kalah sebesar USD50 ribu dalam satu waktu.